Manfaat dari pendidikan karakter adalah:

1. Buat karakter yang unik

Pentingnya pendidikan karakter adalah segala sesuatu yang melekat pada individu dan cenderung ada. Oleh karena itu, pendidikan karakter membentuk kecenderungan individu untuk memiliki karakter yang baik dan bermanfaat bagi orang lain. Oleh karena itu, pendidikan karakter bagi remaja sangatlah penting.

2. Memungkinkan individu untuk lebih menghargai orang lain

Orang dengan kepribadian yang kuat dapat lebih menghargai satu sama lain. Bahkan jika yang satu gagal untuk menghormati yang lain, ada kehadiran pembangunan karakter yang intens.

3. Membangun bangsa yang jujur dan lebih baik untuk generasi selanjutnya

Karakter yang kuat membuat seseorang kuat dan stabil. Hal ini sangat penting bagi bangsa dan kehidupan bangsa. Karena keputusan ini melibatkan integritas pribadi yang tinggi. Integritas ini penting untuk dibentuk dengan pendidikan karakter agar menjadi tinggi. Dengan begitu, seseorang dapat menjadi bangsa yang baik untuk generasi berikutnya dan melindungi negara dan nilai-nilai integritasnya.

Baca juga: Integritas Akademik: Marwah Perguruan Tinggi Dirusak Regulasi

4. Melatih kecerdasan dan akhlak siswa

Manfaat pendidikan karakter sejak dini selain dapat membentuk dan memperkuat kepribadian diri sendiri, juga membantu meningkatkan dan melatih mental dan moral peserta pendidikan karakter, mencegah kegilaan orang-orang yang berakhlak buruk.

Memperbaiki akhlak dan akhlak dapat menciptakan suasana yang kondusif dan mencegah perpecahan.

5. Mengetahui dan memahami kepribadian orang lain

Bicara soal jati diri, tidak hanya remaja, tapi juga orang dewasa yang tidak bisa menemukan jati diri. Pembentukan karakter memungkinkan Anda untuk mengenali dan mengenal karakter satu sama lain dengan lebih mudah.

Nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat diterapkan sejak dini adalah:

1. Agama

Karakter religius dapat dicapai dengan menaati ajaran agama sendiri, toleran terhadap praktik agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. Contoh amalan sehari-hari yang bisa diterapkan adalah melaksanakan shalat Dhuha dan membaca Al-Qur’an sebelum memulai pelajaran atau shalat lainnya, tergantung agama siswa.

2. Kejujuran

Bagaimanapun, jujur ‚Äč‚Äčakan selalu membuat Anda dapat dipercaya. Perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari berlaku di mana saja. Misalnya, jangan menyontek saat mengerjakan PR atau ulangan, dan selalu terbuka dengan orang tua.

3. Toleransi

Kita hidup di negara ‘Bhinneka Tunggal Ika’ sehingga sangat penting untuk bersikap toleran terhadap orang Indonesia lainnya. Contoh perilaku sehari-hari adalah tidak mengemukakan pendapat di atas kepentingan kelompok.

4. Disiplin

Sifat disiplin masyarakat memungkinkan mereka untuk menunjukkan perilaku tertib dan mengikuti berbagai aturan dan peraturan. Contoh sehari-hari yang bisa kita lakukan adalah mengikuti aturan berpakaian sopan di sekolah.

5. Kerja keras

Orang Indonesia tidak menyia-nyiakan usaha dan semangat dalam segala hal yang mereka lakukan. Sifat kerja keras ditunjukkan dengan selalu bersungguh-sungguh dan sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai rintangan dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.